Header Ads

E-Survey
--- selamat datang di portal resmi polres muara enim --- NO CALO – NO GRATIFIKASI – NO KKN --- terima kasih telah partisipasi dalam memberikan penilaian di e-Survey guna meningkatkan Kinerja Pelayanan Kami

Polsek Gunung Megang Berikan Sembako Untuk Korban Banjir


Polres Muara Enim - Sebagai bentul wujud kepedulian, Polsek Gunung Megang berikan bantuan Sembako dan melakukan evakuasi bersama instansi terkait terhadap korban banjir bandang di Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Jumat (30/10/2020).

“Jangan dilihat nilainya, tetapi lihatlah kepedulian dan keihklasannya. Semoga ini mengunggah dan diikuti oleh yang lain,” jelas Kapolres Muara Enim AKBP Donni yang diwakili Kapolsek Gunung Megang AKP Herly Setiawan.

Menurut AKP Herly, bencana banjir, tanah longsor dan roboh tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekitar pukul 02.00. Akibat musibah tersebut menyebabkan banjir dan menggenangi sedikitnya 92 unit rumah dengan ketinggian air sekitar 1 – 2 meter di dusun 4, 5, 6, dan 7 Desa Ujanmas Baru, Dusun 7 Lais Jaya, dan Desa Ulak Bandung dalam Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, akibat guyuran hujan deras yang terjadi pada malam harinya.

Dampak dari bencana tersebut, lanjut AKP Herly mengakibatkan kerugian di Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, terdata 92 unit rumah milik warga terkena kebanjiran dengan ketinggian air sekitar 1 – 2 Meter, Tiga unit rumah amblas akibat longsor dan dua unit rumah mengalami roboh. Adapun identitas pemilik rumah yang mengalami roboh yakni Nurlena dan Tajuki. Kemudian, rumah yang amblas yakni Junariadi, Tedi Lesta dan Awaludin. Kesemuanya warga dusun 6, Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim. Sedangkan di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim ada empat unit rumah milik warga terkena banjir dengan ketinggian air sekitar 1 – 1,5 Meter, dimana Tiga unit rumah terkena longsoran tanah. Adapun nama pemilik rumah yang terkena banjir yakni Usnan Agung ketinggian air sekitar 70 cm, Wardono ketinggian air sekitar 70 cm, Umar Hayadi ketinggian air sekitar 1 meter dan Cahyono dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter. Untuk yang terkena longsoran yaitu rumah Juliansyah dapurnya ambruk, rumah Dedi Susanto yakni lumpur masuk kerumah dan rumah Hartati terasnya amblas.

Untuk upaya yang telah dilakukan, sambung AKP Herly, pihaknya bersama tim terkait dari BPBD, Tagana, Koramil kota Muara Enim dan Tripika Kecamatan Ujanmas, telah mengevakuasi warga ketempat yang lebih tinggi dan membantu warga yang rumahnya terkena longsoran tanah, amblas dan roboh akibat bencana tersebut.

Selain itu, Polsek Gunung Megang bersama, Dinsos dan Tripika Kecamatan Ujanmas telah memberikan bantuan Sembako kepada keluarga korban, dan bantuan tersebut diserahkan kepada Pemdes Ujanmas Baru dan Pemdes Ulak Bandung. Kemudian, Dinsos Kabupaten Muara Enim bekerjasama dengan Polres Muara Enim dan pihak terkait lainnya telah membuat dapur umum untuk membantu warga yang terkena dampak bencana tersebut.

“Alhamdulilah saat ini debit air sudah menyurut. Penyebab banjir karena gorong-gorongnya tersumbat,” pungkasnya.

Masih dikatakan AKP Herly, banjir di Desa Ujanmas Baru tersebut akibat gorong-gorong saluran air dari anak sungai Mapur yang melintas dari bawah jalan raya ke arah sungai Lematang mengalami mampet dan tersumbat oleh sampah dan tanah.

Penulis : Reza Pahlawan
Editor : Muhlis,ST
http://www.lenterapendidikan.com/

Tidak ada komentar